Senin, 01 Mei 2017

Tugas 7 ( Pelaporan keuangan dan perubahan harga )



Nama Jurnal
Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Volume / Halaman
VOL. 8, NO. 1, /71-77
Nama Penulis
Lani Siaputra dan Adwin Surja Atmadja
Judul Jurnal
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Ex-Dividend Date di Bursa Efek
Jakarta (BEJ)
Tanggal Jurnal
Mei 2006
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ex-dividen date terhadap perubahan harga
saham di Bursa Efek Jakarta
Metode Penelitian
-  Sumber datanya didapat dari laporan keuangan perusahaan yang go public dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
-  Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah menggunakan Chow Test
Periode penelitian selama 30 hari, yaitu 15 hari sebelum dan 15 hari
sesudah ex-dividend date yang dianalisa dengan menggunakan metode event study melalui aplikasi uji
-  beda dua rata-rata berpasangan
Variabel Penelitian
Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1)      Variabel perubahan harga saham yang diukur dengan cara membandingkan harga saham harian (dalam hal ini digunakan closing price) selama 15 hari sebelum ex-dividend date dengan closing price 15 hari sesudah exdividend date dari seluruh emiten yang masuk dalam sampel penelitian, dan
2)       Variabel berikutnya adalah nilai nominal dividen kas per lembar saham yang dibagikan oleh seluruh sampel emiten .
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata harga saham sebelum ex-dividend date dan nilai rata-rata harga saham sesudah ex-dividend date secara statistik berbeda signifikan. Hal ini mengindikasikan, bahwa terjadi pergerakan harga saham yang signifikan selama antara dua periode observasi tersebut akibat pengumuman pembagian dividen. Lebih lanjut, besarnya perubahan harga saham tersebut secara statistik tidak berbeda dengan nilai dividen per lembar saham yang dibagikan.
Kesimpulan Penelitian
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini
diambil berdasarkan metode purposive sampling yang dibatasi oleh berbagai kriteria yang telah ditentukan secara sepihak, sehingga pengumpulan sampel menjadi sangat terbatas dengan periode observasi yang terbatas  (2001–2004).
Pendapat Mengenai Jurnal
Harusnya  jumlah sampel lebih diperbanyak, sehingga dapat menyempurnakan hasil penelitian.



Tugas 12 ( Perpajakan Internasional dan Penetahan Harga transaksi )


Nama Jurnal
Jurnal  Akuntansi Keuangan dan Perpajakan
Volume / Halaman
-
Nama Penulis
Deddy Arief Setiawan
Judul Jurnal
PENENTUAN HARGA TRANSFER ATAS TRANSAKSI INTERNASIONAL DARI PERSPEKTIF PERPAJAKAN INDONESIA
Tanggal Jurnal
2013
Tujuan Penelitian
-  Agar kita mengetahui bagaimana sistem perpajakan internasional.
-  Agar kita dapat mengetahui metode-metode dalam penentuan harga transfer.
Metode Penelitian
a. Metode Perbandingan Harga antara Pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa (Comparable Uncontrolled Price/CUP);
b. Metode Harga Penjualan Kembali (Resale Price Method/RPM);
c. Metode Biaya-Plus (Cost Plus Method);
d.Metode Pembagian Laba (Profit Split Method/PSM); atau
e. Metode Laba Bersih Transaksional (Transactional Net Margin Method/TNMM).
Variabel Penelitian
- Variabel independen :  pajak, tarif kompetisi laju infalsi, nilai mata uang, pembatasan atas transfer dana, resiko politik dan kepentingan sekutu usaha patungan sangat memperumit keputusan penentuan harga transfer.
Hasil Penelitian
1. Metode Perbandingan Harga antara pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa : Kondisi yang tepat dalam menerapkan Metode Perbandingan Harga antara pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa (Comparable Uncontrolled Price/CUP) antara lain adalah:
a.       barang atau jasa yang ditransaksikan memiliki karakteristik yang identik dalam kondisi yang sebanding; atau
b.      kondisi transaksi yang dilakukan antara pihak-pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa dengan pihak-pihak yang tidak memiliki Hubungan Istimewa Identik atau memiliki tingkat kesebandingan yang tinggi atau dapat dilakukan penyesuaian yang akurat untuk menghilangkan pengaruh dari perbedaan kondisi yang timbul.
2. Metode Harga Penjualan Kembali (Resale Price Method / RPM) : Kondisi yang tepat dalam menerapkan Metode Harga Penjualan Kembali (Resale Price Method/ RPM) antara lain adalah:
a.       tingkat kesebandingan yang tinggi antara transaksi antara Wajib Pajak yang mempunyai Hubungan Istimewa dengan transaksi antara Wajib Pajak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa, khususnya tingkat kesebandingan berdasarkan hasil analisis fungsi, meskipun barang atau jasa yang diperjualbelikan berbeda; dan
b.      pihak penjual kembali (reseller) tidak memberikan nilai tambah yang signifikan atas barang atau jasa yang diperjualbelikan.
3. Metode Biaya-Plus (Cost Plus Method) Kondisi yang tepat dalam menerapkan Metode Biaya-Plus (Cost Plus Method) antara lain adalah:
a.       barang setengah jadi dijual kepada pihak-pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa;
b.      terdapat kontrak/perjanjian penggunaan fasilitas bersama (joint facility agreement) atau kontrak jual-beli jangka panjang (long term buy and supply agreement) antara pihak pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa; atau
c.       bentuk transaksi adalah penyediaan jasa.
4. Metode Pembagian Laba (Profit Split Method/PSM) Metode Pembagian Laba (Profit Split Method/PSM) secara khusus hanya dapat diterapkan dalam kondisi sebagai berikut:
a.       transaksi antara pihak-pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa sangat terkait satu sama lain sehingga tidak dimungkinkan untuk dilakukan kajian secara terpisah; atau
b.      terdapat barang tidak berwujud yang unik antara pihak-pihak yang bertransaksi yang menyebabkan kesulitan dalam menemukan data pembanding yang tepat.
5.      Metode Laba Bersih Transaksional (Transactional Net Margin Method/TNMM) : Kondisi yang tepat dalam menerapkan Metode Laba Bersih Transaksional (Transactional Net Margin Method/TNMM) antara lain adalah:
a.       salah satu pihak dalam transaksi Hubungan Istimewa melakukan kontribusi yang khusus atau
b.      salah satu pihak dalam transaksi Hubungan Istimewa melakukan transaksi yang kompleks dan memiliki transaksi yang berhubungan satu sama lain.
Kesimpulan Penelitian
Dalam menerapkan metode Penentuan Harga Transfer (transfer pricing) yang paling sesuai wajib diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
-        kelebihan dan kekurangan setiap metode; kesesuaian metode Penentuan Harga Transfer dengan sifat dasar transaksi antar pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa, yang ditentukan berdasarkan analisis fungsional; ketersediaan informasi yang handal (sehubungan dengan transaksi antar pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa) untuk menerapkan metode yang dipilih dan/atau metode lain; tingkat kesebandingan antara transaksi antar pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa dengan transaksi antar pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa, termasuk kehandalan penyesuaian yang dilakukan untuk menghilangkan pengaruh yang material dari perbedaan yang ada.
-        Wajib Pajak wajib mendokumentasikan langkah-langkah, kajian, dan hasil kajian dalam melakukan Analisis Kesebandingan dan penentuan pembanding, penggunaan Data Pembanding Internal dan/atau Data Pembanding Eksternal serta menyimpan buku, dasar catatan, atau dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Wajib Pajak wajib juga mendokumentasikan kajian yang dilakukan dan menyimpan buku, dasar catatan, atau dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pendapat Mengenai Jurnal
Jurnal ini sangat bagus karena memberikan informasi mengenai perpajakan yang sebagaimana mestinya kita sebagai warga negara yang baik taat membayar pajak.



Tugas 7 ( Pelaporan keuangan dan perubahan harga )

Nama Jurnal Jurnal Akuntansi dan Keuangan Volume / Halaman VOL. 8, NO. 1, /71-77 Nama Penulis ...